
Meulaboh – Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Program Studi Doktor Ilmu Pertanian (DIP) melaksanakan kegiatan sosialisasi di Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, pada 10–12 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya USK dalam memperluas akses informasi pendidikan doktoral sekaligus memperkuat sinergi akademik dengan perguruan tinggi di Aceh.
Sosialisasi diikuti oleh dosen, akademisi, serta mitra dari lingkungan Fakultas Pertanian UTU. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh informasi mengenai kurikulum Program Doktor Ilmu Pertanian, mekanisme penerimaan mahasiswa baru, peluang beasiswa, serta prospek pengembangan karier akademik dan penelitian bagi lulusan program doktor.
Selain memperkenalkan program studi, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi mengenai tantangan sektor pertanian yang membutuhkan kolaborasi riset antarperguruan tinggi. Isu-isu strategis seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, inovasi teknologi pertanian, hingga pembangunan berkelanjutan menjadi topik yang mengemuka dalam sesi diskusi bersama peserta.
Program Studi Doktor Ilmu Pertanian USK hadir untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan riset yang kuat, serta mampu menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan pertanian. Sejalan dengan visi tersebut, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengembangan penelitian yang berorientasi pada solusi terhadap berbagai tantangan global.

Pemilihan Universitas Teuku Umar sebagai lokasi sosialisasi didasarkan pada perannya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi yang strategis di wilayah Aceh Barat. Kedekatan visi dalam pengembangan ilmu pertanian membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kedua perguruan tinggi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, tim dari Sekolah Pascasarjana USK juga berdialog langsung dengan dosen dan calon mahasiswa mengenai peluang melanjutkan studi ke jenjang doktor. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat terhadap berbagai informasi mengenai proses studi, pengembangan penelitian, serta kesempatan membangun jejaring akademik melalui Program Doktor Ilmu Pertanian USK.
Sebagai tindak lanjut, USK dan UTU akan menjajaki berbagai bentuk kerja sama akademik, antara lain pengembangan joint research, penyelenggaraan seminar ilmiah, publikasi bersama, serta workshop penulisan proposal riset dan publikasi internasional. Selain itu, Program Studi Doktor Ilmu Pertanian juga membuka jalur komunikasi dan pendampingan bagi dosen maupun akademisi UTU yang berminat melanjutkan studi di Sekolah Pascasarjana USK.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Sekolah Pascasarjana USK berharap semakin banyak akademisi di Aceh yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan doktoral. Kolaborasi yang terjalin antara USK dan UTU diharapkan dapat memperkuat ekosistem riset pertanian, menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Aceh dan Indonesia.

Comments are closed