
Banda Aceh, 7 Oktober 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) di forum akademik internasional. Empat mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Pertanian (DIP) berhasil meraih penghargaan pada the 8th International Conference on Agriculture and Bioindustry (ICAGRI) tahun 2026, yang mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai negara.
Ketiga mahasiswa tersebut tidak hanya berpartisipasi dalam konferensi, tetapi juga berhasil mendapatkan apresiasi atas presentasi penelitian yang mereka sampaikan. Marai Rahmawati, Muhammad Rafif, dan Iwandikasyah Putra masing-masing meraih penghargaan Best Presenter, sedangkan Fenda Alvionita Fhonna meraih penghargaan Favorite Presenter.
Marai memaparkan penelitian mengenai pemanfaatan pupuk organik dan pengaturan interval panen untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi daun kelor, sebagai bagian dari upaya mendukung budidaya yang efisien dan berkelanjutan.
Iwandikasyah memaparkan kajian terkait pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk memantau kondisi dan mengestimasi produktivitas tanaman melalui citra satelit, UAV, dan analisis berbasis kecerdasan buatan.
Sementara itu, Rafif memaparkan kajian mengenai penyakit layu bakteri pada tanaman nilam di Aceh Selatan, yang menyoroti pentingnya pemahaman terhadap agen penyebab penyakit sebagai dasar pengembangan strategi pengelolaan dan perlindungan tanaman nilam.
Sedangkan Fenda memaparkan kajian mengenai pemanfaatan jamur pelapuk putih melalui fermentasi untuk meningkatkan karakteristik nutrisi bahan lignoselulosa, dengan menyoroti pengaruh lama fermentasi terhadap perubahan komposisi bahan pakan. Presentasi tersebut mendapatkan perhatian peserta konferensi hingga mengantarkannya meraih penghargaan Favorite Presenter.

Keempat penghargaan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Program Studi DIP, sekaligus menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam forum ilmiah internasional untuk mempresentasikan dan mendiseminasikan hasil penelitian yang dikembangkan selama studi doktoral.
Keikutsertaan mahasiswa dalam konferensi internasional juga menjadi bagian penting dalam memperluas jejaring akademik, memperoleh perspektif dari peneliti lintas institusi dan negara, serta meningkatkan visibilitas hasil penelitian USK di tingkat internasional.



Comments are closed