ACEH BESAR [19 September 2026] – Dalam rangka memperingati Milad Universitas Syiah Kuala ke-65, Sekolah Pascasarjana USK menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa Bakti Sosial Penanaman Pohon di Desa Neuheun, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan yang mengusung tema “Hijaukan Hari Ini, Lestarikan Masa Depan” ini terlaksana atas kolaborasi Program Studi Magister Pengelolaan Lingkungan dan Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Krueng Aceh, serta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Rangkaian acara dimulai di Aula Kantor Keucik Neuheun yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan laporan kegiatan dari Direktur Sekolah Pascasarjana USK, Prof. Dr. Drh. Muslim Akmal, M.P. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Keucik Neuheun Sofyan M. Jamil. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Prof. Dr. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., Ak., CA., dan penyerahan bantuan bibit pohon (Mangga, Durian, Alpukat, Kelapa, Jambu Air, dan Ketapang) secara simbolis.

Pada acara seremonial, penggunaan daun pisang sebagai wadah makanan dilakukan sebagai bukti nyata SPs USK berperan dalam mengurangi limbah plastik. Usai seremonial pembukaan dan foto bersama, rombongan bergerak menuju lokasi penanaman di kawasan Lhok U. Aksi penanaman langsung dilakukan oleh jajaran pimpinan universitas, tokoh masyarakat, dan koordinator Program Studi di lingkungan Sekolah Pascasarjana USK, termasuk dosen, mahasiswa, dan alumni Program Studi Doktor Ilmu Pertanian (DIP).

Aksi nyata ini merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals, antara lain:

  • SDG 15 (Ekosistem Daratan): Menambah ruang hijau, memulihkan kualitas ekosistem, dan menjaga kelestarian alam di kawasan Desa Neuheun.
  • SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): Mendorong langkah mitigasi perubahan iklim melalui gerakan penanaman pohon demi kelestarian masa depan.
  • SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Menguatkan kolaborasi strategis antara akademisi, pemerintah daerah, instansi teknis, dan masyarakat lokal.

Keterlibatan civitas akademika Sekolah Pascasarjana dan Program Studi DIP USK mempertegas komitmen kampus dalam menerapkan kepakaran ilmu pertanian dan lingkungan secara langsung di lapangan demi keberlanjutan alam Aceh.

Categories:

Comments are closed